BERLATIH BONEKA KAYU DENGAN ALUNAN MUSIK YANG PAS


Jaman sekarang, banyak sekali musik yang muncul dan menjadi populer. Para pembuat musik terkadang sudah melakukan uji coba dengan aktifitas sehari-harinya. Artinya, apakah musik itu sendiri bisa membantu meningkatkan semangat manusia? Apakah musik juga bisa membangkitkan suasana yang lebih mendukung. Kita mungkin suka mendengarkan musik, apalagi mendengarkan musik saat melakukan kegiatan-kegiatan tertentu. Saat bersih-bersih rumah, berkendara, membaca buku, atau kegiatan lainnya. Nah, musik itu sendiri mempunyai aliran, dan setiap aliran terdengar berbeda-beda. Ada musik jazz, klasik, pop, rock, rnb, dan masih banyak lagi. Dari sekian aliran tersebut, mereka memiliki nada, ritme, dan tempo, yang ketiganya menjadi satu dan menghasilkan alunan musik yang bisa kita rasakan. Dan kita bisa merasakan apakah alunan musik itu pas dengan kegiatan yang sedang kita kerjakan. Saat kita berkendara, mungkin bisa lebih pas dengan aliran musik rock. Tapi, kembali ke selera masing-masing.

Sekarang, ayo kita coba hubungkan dengan kegiatan bela diri, khususnya menggunakan sarana boneka kayu / mok yan jong / wooden dummy. Sangat jarang berlatih bela diri dengan menggunakan alunan musik. Mungkin karena suara terlalu bising, atau ruangan yang kurang mendukung untuk memutar musik. Menggunakan boneka kayu tidak harus dengan ukuran ruang yang terlalu luas dan kita juga bisa berlatih sendiri. Mungkin, kita bisa berlatih boneka kayu di ruangan khusus yang tidak terlalu luas. Nah, mungkin saja kita bisa sambil memutar musik saat berlatih boneka kayu. Lalu, aliran musik apa yang pas? Kita mungkin masih mencari-cari sambil merasakan apa yang cocok masuk ke telinga kita saat berlatih. Disini, tim Wingchunsport sudah punya gambaran dengan alunan musik yang slow. Seperti alunan musik dari cina atau jepang yang hanya menggunakan alat musik petik atau gesek. Kita menyebutnya dengan musik instrumental. Dengan alunan nada yang dihasilkan, kita bisa memadukannya dengan gerakan-gerakan yang sudah kita pahami.


Lalu, ada efek yang dirasakan? Mungkin ada. Karena pada dasarnya, selain untuk didengarkan, musik juga bisa meningkatkan semangat dan juga membangkitkan suasana. Saat berlatih boneka kayu, suasana menjadi lebih mendukung dan kita sendiri lebih termotivasi untuk berlatih. Apalagi jika aliran musik yang dihasilkan sangat cocok. Gerakan-gerkan yang kita lakukan juga mungkin bisa lebih tertata. Ada nada, ritme, dan tempo dari musik tersebut yang masuk ke otak kita dan mengalir ke tubuh. Bayangkan saja saat latihan senam pagi. Menggunakan musik sangat membantu, terlebih saat sesi pendinginan. Hal itu juga yang membuat berlatih boneka kayu masuk akal dengan iringan musik, asal aliran musiknya pas. Dan selama ini, tanpa disadari atau sadar sekalipun, aliran musiklah yang bisa menuntun kita bergerak lebih baik dan teratur.

Nah, dari pembahasan di atas, mungkin para pendekar punya contoh aliran musik yang pas. Boleh dong, untuk dibagikan ke kita semua dengan mengetik di kolom komentar. Harapannya, agar berlatih boneka kayu jadi lebih hidup dan bernuansa. Sekian dari kami, semoga bermanfaat dan terima kasih. Salam Pendekar!
Previous
Next Post »